Dari Penajam untuk Indonesia: Langkah Fadila Nafiil Muafi Menuju Panggung Jurnalistik Nasional FLS2N 2025
Penajam Paser Utara – Semangat membara menyelimuti kontingen Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Provinsi Kalimantan Timur. Salah satu sorotan utama jatuh pada Fadila Nafiil Muafi, siswa berbakat dari SMAN 2 Penajam Paser Utara (PPU), yang berhasil mengamankan tiket menuju tingkat Nasional di bidang Jurnalistik.
Perjalanan Fadila menuju Jakarta bukanlah hal yang instan. Sebagai perwakilan Bumi Etam, ia telah melalui serangkaian persiapan matang untuk mengasah ketajaman pena dan insting beritanya.
Gemblengan Intensif di Samarinda
Sebelum bertolak ke ibu kota, Fadila bersama rekan-rekan terpilih lainnya menjalani Training Center (TC) selama tiga hari di Hotel Grand Sawit, 21-23 November 2025 Samarinda. Selama masa karantina tersebut, para peserta mendapatkan pembekalan intensif dari para ahli dan praktisi di bidangnya.
Dalam TC ini, Fadila tidak hanya dilatih secara teknis mengenai penulisan berita dan kode etik jurnalistik, tetapi juga mentalitas untuk berkompetisi di level tertinggi.
"Persiapan di Samarinda sangat krusial. Kami belajar melihat sebuah peristiwa dari sudut pandang yang lebih dalam dan jujur," ujar salah satu pendamping kontingen.
Menuju Kawah Candradimuka: Institut Kesenian Jakarta (IKJ)
Usai digembleng di Samarinda, Fadila beserta rombongan kontingen Kalimantan Timur kini telah bertolak menuju Jakarta. Lokasi yang menjadi saksi perjuangan mereka adalah Institut Kesenian Jakarta (IKJ), sebuah institusi legendaris yang menjadi pusat pelaksanaan FLS2N 2025.
Di IKJ, tanggal 24-29 November 2025 Fadila bersaing dengan jurnalis-jurnalis muda terbaik dari 38 provinsi di Indonesia. Tantangannya tentu tidak mudah, namun membawa nama SMAN 2 PPU dan identitas Kalimantan Timur menjadi motivasi besar bagi Fadila untuk memberikan hasil yang maksimal, meskipun belum mendapat hasil di tingkat Nasional.
Dukungan Penuh untuk Sang Jurnalis Muda
Keberhasilan Fadila masuk ke jenjang nasional merupakan kebanggaan besar bagi masyarakat PPU. Hal ini membuktikan bahwa siswa-siswi dari daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) memiliki kualitas yang mampu bersaing di kancah nasional. Semoga goresan tintanya menjadi memori yang mengharumkan nama Kalimantan Timur dan menginspirasi seluruh siswa di Benua Etam untuk terus berkarya.
Terimakasih atas perjuanganmu, Fadila!
SMAN 2 PENAJAM PASER UTARA