NEWS UPDATE :  

Berita

Kejutan dari PPU: Neisha Aulia Rahma Wakili Kaltim di Ajang Resensi Buku Nasional 2025

Penajam Paser Utara – Dunia literasi Kalimantan Timur kembali melahirkan talenta berbakat. Neisha Aulia Rahma, siswi asal SMAN 2 Penajam Paser Utara (PPU), secara resmi dinyatakan lolos untuk mewakili Provinsi Kalimantan Timur di tingkat Nasional dalam ajang Lomba Literasi Nasional Cabang Resensi Buku.

Perjalanan Neisha merupakan bukti nyata bahwa ketekunan mampu membuka jalan menuju impian besar, meski melalui rute yang tidak terduga.

Melampaui Batas: Dari Harapan 2 ke Panggung Nasional

Perjalanan Neisha di tingkat provinsi Kalimantan Timur dipenuhi dengan dinamika yang luar biasa. Pada seleksi tingkat provinsi yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Neisha awalnya meraih predikat sebagai Juara Harapan 2.

Namun, kualitas ulasan, kedalaman analisis, serta potensi literasi yang ditunjukkannya dalam naskah resensi tersebut berhasil menarik perhatian para juri dan tim seleksi. Melalui evaluasi mendalam oleh Dinas Perpustakaan, Neisha dinyatakan memenuhi kualifikasi dan standar untuk maju ke jenjang Nasional, membawa panji literasi Bumi Etam.

Membawa Suara Literasi Penajam

Keberhasilan ini disambut haru dan bangga oleh keluarga besar SMAN 2 PPU. Sebagai perwakilan dari Penajam Paser Utara, Neisha membawa misi penting untuk menunjukkan bahwa budaya membaca dan mengkritisi karya sastra tumbuh subur di daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

"Ini adalah pembuktian bahwa peringkat bukan satu-satunya penentu, melainkan kualitas karya dan konsistensi. Neisha memiliki ketajaman dalam membedah buku yang jarang dimiliki siswa seusianya," ujar salah satu pihak sekolah.

Persiapan Menuju Nasional

Dalam mempersiapkan diri untuk bersaing dengan para pembuat resensi terbaik dari seluruh penjuru Indonesia. Neisha, fokus memperdalam teknik analisis buku dan memperluas wawasan literatur nasional. Dukungan penuh dari Dinas Perpustakaan Kaltim terus mengalir guna memastikan Neisha tampil maksimal di ajang bergengsi tersebut. Namun, kali ini dia belum membuahkan hasil di tingkat Nasional untuk cabang Resensi.

Keberhasilan Neisha lolos ke tingkat nasional diharapkan menjadi pemantik semangat bagi generasi muda di Kalimantan Timur, khususnya di PPU, untuk semakin mencintai dunia literasi dan berani mengekspresikan pikiran melalui tulisan.

Terimakasih perjuanganmu, Neisha !